Akhir-akhir ini Adi merasa gelisah memikirkan tentang orangtua pacarnya yang tidak begitu akrab dengan Adi. Tiap kali apel ke tempat yayangnya,Adi tidak bisa berbuat banyak sebab dia harus berhadapan dengan sang penjaga gawang eh penjaga rumah.
Jangankan mengajak pergi sang kekasih pujaannya,hanya sekedar duduk manis di teras rumah saja Endah (pacar Adi) mendapatkan pengawalan extra ketat.
“Wah kalo begini caranya gw bisa rugi neh” gerutu Adi sepulang dia apel.
Adi pun menyusun siasat agar dia bisa ber PDKT dengan calon mertuanya itu.
Semangat Adi bergejolak saat dia beniat apel kerumah Endah. Namun malang bagi Adi,tenyata Endah pergi kerumah nenek bersama ibunya. Dalam situasi seperti itu Adi pantang menyerah,dia pun melakukan PDKT dengan ayah Endah. Dan terjadilah percakapan sebagai berikut:
Adi : “Hallo om…lagi asyik nonton bola ya?”
Ayah Endah : “Dah tau nanya..”
Adi : “Wah kebetulan,aku juga suka nonton bola neh”
Mendapat teman nonton bola,ayah Endah merasa senang.
Ayah Endah : “oooo..”
Adi : “om suka team mana nih?
Ayah Endah : “Ac Milan”Kalo kamu suka mana?
Adi : “Aku suka Italia”
Dengan nerocosnya,Adi mengomel menerangkan kegemaran pada sepak bola. Padahal Adi tidak mempunyai sejarah tentang sepak bola dan olahraga lainnya,dia tidak tau menahu soal dunia sepak bola. Tapi demi Endah tercinta Adi rela nglakuin apa aja. Sehingga terjadilah percakapan:
Adi : “Hebat ya om…si Valentino Rossi bisa memasukkan 3 gol ke gawang real madrid”
Ayah endah : “?”
Adi : “Dan serunya lagi tuu… Taufik hidayat rela menjadi penjaga gawang PSIM jakarta.”
“Apalagi si Doni tata pradita sudah tidak maen bulutangkis lagi”
“Yang tidak kalah serunya neh…si David beckham pemain asal perancis mau pindah kota ke Italia”
Ayah Endah : “oooo….tenyata kamu buaya juga ya…!”
Adi : “Buaya apa Omm?”
Ayah Endah : “Buuanyak gobloknya! David Bekham itu bukan dari Prancis tapi dari Brazil!”
Adi : “!$@$@%$#$>>>/....***”