Sabtu, 02 Mei 2009

LG KG 270

Yogyakarta 02 Maret 2009 hp w terpaksa termakan oleh keegoisan w sendiri.

Beruntung yang menjadi korbannya adalah hp w sendiri,coba seandainya cewek w yang menanggungnya? (Tapi sebenarnya w juga takut ama nyokapnya)
Biarkanlah itu menjadi kenangan dalam kehidupan,sejujurnya w nyesel. Yach...biarpun tu hap bukanlah barang yang mewah yang patut w banggakan. Namun bagi w itu telah menjadi kebanggaan atas keegoisan w.
W bangga telah menjadi anag yang bisa emosi....
Dan w pun juga merasa bangga karena bentar lagi w akan ganti handphone yang baru.
hehehehehe.....

Kamis, 30 April 2009

Cara Tuhan Menyayangi Umatnya

Dulu aku pernah meminta sekuntum bunga kepada Tuhan.

Namun yang aku dapat hanyalah sebatang kaktus berduri,yang bisa saja melukai tanganku jka aku pegang. Aku kecewa...
Aku pun mencoba keberuntungan lagi dengan meminta seekor kupu-kupu. Namun yang kudapat hanyalah seekor ulat hitam yang buruk rupa. Tiada guna jika aku harus menyesal,karena itu adalah pemberian dari-Nya. Aku pun mencoba untuk merawat dan memelihara apa yang telah aku dapat.

Seiring waktu terhapus,hari berganti hari dan bulan pun silih berganti. Kini aku merasakan keajaiban,kaktus yang dulu berduri sekarang telah berbunga indah. Begitu juga dengan ulat hitam yang buruk rupa telah berubah menjadi seekor kupu-kupu cantik dan mengagumkan. Begitulah cara Tuhan menyayangi umatnya,akan indah pada saatnya.

Jumat, 20 Maret 2009

Sarung

Setiap hari selasa murid kelas tiga sd mendapatkan pelajaran tentang kesehatan. Kali ini para murid akan memperoleh pelajaran kesehatan gigi.

Didalam kelas itu ada 11 murid yang terdiri dari 6 laki-laki dan sisanya perempuan. Diantaranya adalah Adi,Cipto dan Kamel mereka sangat memperhatikan semua pelajaran yang diberikan oleh bu guru.

Ibu guru pun memulai pelajaran dengan berdo'a dan kemudian bertanya kepada anak-anak.
Ibu Guru : "Nak sesuatu apa yang bisa diemut?"

kemudian dari ketiga anak tadi (Adi,Cipto dan Kamel) mencoba untuk menjawab pertanyaan ibu guru dengan mengacungkan jari telunjukya ke arah langit.

Ibu Guru : "Ayo Adi....
kamu mau menjawab apa?"

Adi : "Permen buu..!"

Ibu Guru : "Betull...
Kemudian kamu,cipto mau menjawab apa?"

Cipto : "Gula jawa...!"

Ibu Guru : "Boleehh.....!"
Kemudian kamu,Kamil mau menjawab apa?"

Kamil : "Sarung!"

Ibu Guru : "lho kok sarung! kenapa?"

Kamil : "Soalnya tadi malam aku denger mama bilang gini ma papa...
Paa...cepetan sarungnya dibuka biar mama emmutt!"

Ibu Guru : "#@#$$@##@.....****!"

Adi

Akhir-akhir ini Adi merasa gelisah memikirkan tentang orangtua pacarnya yang tidak begitu akrab dengan Adi. Tiap kali apel ke tempat yayangnya,Adi tidak bisa berbuat banyak sebab dia harus berhadapan dengan sang penjaga gawang eh penjaga rumah.
Jangankan mengajak pergi sang kekasih pujaannya,hanya sekedar duduk manis di teras rumah saja Endah (pacar Adi) mendapatkan pengawalan extra ketat.

“Wah kalo begini caranya gw bisa rugi neh” gerutu Adi sepulang dia apel.
Adi pun menyusun siasat agar dia bisa ber PDKT dengan calon mertuanya itu.

Semangat Adi bergejolak saat dia beniat apel kerumah Endah. Namun malang bagi Adi,tenyata Endah pergi kerumah nenek bersama ibunya. Dalam situasi seperti itu Adi pantang menyerah,dia pun melakukan PDKT dengan ayah Endah. Dan terjadilah percakapan sebagai berikut:

Adi : “Hallo om…lagi asyik nonton bola ya?”

Ayah Endah : “Dah tau nanya..”
Adi : “Wah kebetulan,aku juga suka nonton bola neh”

Mendapat teman nonton bola,ayah Endah merasa senang.

Ayah Endah : “oooo..”

Adi : “om suka team mana nih?

Ayah Endah : “Ac Milan”Kalo kamu suka mana?

Adi : “Aku suka Italia”

Dengan nerocosnya,Adi mengomel menerangkan kegemaran pada sepak bola. Padahal Adi tidak mempunyai sejarah tentang sepak bola dan olahraga lainnya,dia tidak tau menahu soal dunia sepak bola. Tapi demi Endah tercinta Adi rela nglakuin apa aja. Sehingga terjadilah percakapan:

Adi : “Hebat ya om…si Valentino Rossi bisa memasukkan 3 gol ke gawang real madrid”
Ayah endah : “?”
Adi : “Dan serunya lagi tuu… Taufik hidayat rela menjadi penjaga gawang PSIM jakarta.”
“Apalagi si Doni tata pradita sudah tidak maen bulutangkis lagi”
“Yang tidak kalah serunya neh…si David beckham pemain asal perancis mau pindah kota ke Italia”
Ayah Endah : “oooo….tenyata kamu buaya juga ya…!”
Adi : “Buaya apa Omm?”
Ayah Endah : “Buuanyak gobloknya! David Bekham itu bukan dari Prancis tapi dari Brazil!”

Adi : “!$@$@%$#$>>>/....***”

Yang Tak Terlupakan (Iqball)

Temanku sebut saja namanya igball,yachh….nama kerennya seh 8-ball. Dia bekerja dalam satu perusahaan yang di sebut Sketsa. (www.sketsa1.com). Orangnya seh tidak begitu istimewa,dia seperti manusia lainnya normal dan waras

Suatu ketika dia sedang asyik nonton acara di salah satu stasiun TV,entah apa yang dia tonton. Hujan diluar sana sangat lebat,sehinnga tepatlah kiranya jika kami menghabiskan masa kerja kami hari itu dengan menonton TV. Keasyikan kami dibuyarkan oleh kedatangan dua sosok tak diundang yang berniat untuk membeli salah satu dari produk kamera digital yang kami sediakan.
Walaupun dia melayani konsumen ,tetapi tanpa dosa dia tetap berkonsentrasi pada tayangan televisi. Sehingga pada saat melayani konsumen dia tidak akan pernah maksimal. Maka terjadilah percakapan sebagai beriku:

Konsumen (ibu-ibu) : “Mas berapa harga kamera ini?”

Iqball : “500 ribuan buu..!”

Tanpa memperhatikan muka konsumen kami.
Tiba-tiba ibu (konsumen) tadi menanyakan letak kamar kecil.

Konsumen : “mas ada kamar kecil nggak ya?”

Iqball : (tanpa memperhatikan konsumen) “wach…camera yang kecil lagi gak ada buk!”

Namun konsumen tadi hanya bisa tersenyum pahit,ketika mendengar jawaban si Iqball. Dengan tujutan mendapatkan jawaban yang kongkrit si konsumen tadi mengulangi pertanyaannya.

Konsumen : “mas kalo kamar kecilnya itu dimana?”

Iqball : (entah bener-bener bolot atau bercanda,dia menjawab)
“ya…kalo gambarnya kecil nanti masih bisa dibesarin lagi kok buk!”

Konsumen : @#$#%@$@.....*****?


Kami yang menyaksikan peristiwa itu hanya bisa cenge-ngesan dan tertawa kecil,dengan sedikit rasa kasihan saya mengambil alih posisi Iqball dan mengantarkan ibu tadi ke kamar kecil yang berada di sebelah ruangan kami.

Sabtu, 14 Maret 2009

SiBudi

Udara hari itu sangatlah panas,budi mengendarai sepeda buntutnya melintasi jalan sebelah barat di kota Yogyakarta.Untuk mengantar pesanan makan siang. Biarpun badan udah diguyur oleh derasnya keringat tubuh,tak ada niat untuk berhenti memacu sepeda motor buatan tahun 70an,dengan kombinasi ban bagian belakang kayak punya si valenito rossi (halus).

Dengan penuh ambisi agar cepat sampai tujuan Budi terus melaju dengan kecepatan 70 km/jam. Budi masih takut jika kali ini dia sampai telat mengantarkan jatah makan siang.
Sesampainya di perempatan lampu merah siBudi mendadak dikagetkan dengan ulah pak polisi yang menyetop pemakai jalan umum. Budi masih berfikiran baik pada pak polisi yang berdiri tegak di tengah-tengah jalan. “ah mungkin pak polisi itu Cuma pengen memperlancar arus lalulintas” batin budi dalam hati.

Hampir dua menit siBudi masih menunggu di perempatan lampu merah dan menikmati udara panas yang disajikan olaeh alam. Lampu sudah menunjukkan warna hijau,namun pak pulisi itu tidak mengizinkan siBudi dan pengendara lainnya untuk melanjutkan perjalanan. Padahal siBudi harus benar-benar sampai pada saat itu juga. Mungkin orang yang menunggu pesanan makan siang tadi sudah menanti-nanti kedatangan siBudi.Tidak ada jalan lain yang harus dilalui siBudi kareana itu merupakan satu-satunya yang harus dilalui.

Setelah sekian menit siBudi menanti sekaligus menunggu,tiba-tiba terdengar sirine mobil patroli,yang datang dari arah barat menuju kearah timur. Mobil patrolipun melintas dan disusul oleh sepeda motor patroli pak pulisi yang tidak mau ketinggalan membunyikan alarmnya. Baru kemudian mobil mewah warna hitam yang melintas beriring-iringan.Ada sekitar 15 mobil mewah dengan model dan merk yang sama.

Diketahui ternyata tadi adalah sebuah komunitas penggemar mobil mewah yang melakukan konvoi. Dan tentunya hanya beranggotakan para manusia-manusia berkantong tebal. Haruskah rakyat kere menerima ketidak adailan itu. Haruskah mereka memperoleh perlakuan istimewa dari aparat yang konon bias memberikan keadilan.

Kejadian tadi hanyalah contoh terkecil yang mungkin masih banyak lagi kasus-kasus yang sama. Belum lagi konvoi para penggemar motor mewah yang bisa melintasi jalan bebas hambatan.

Ahhhh………………
Yang kaya yang dapat perlakuan istimewa. Yang kaya yang dapat semuanya.

Rabu, 04 Maret 2009

Rakyat Kecewa


Bisa saja rakyat kecewa...



















Golput adalah pilihan,mungkin ini adalah bentuk protes rakyat yang untuk kesekian kalinya dikecewakan oleh para pilihan rakyat.
ahhhhh....gak mungkin mereka akan menepati apa yang mereka koar-koarkan saat ini.
Pemimpin?
apa yang mereka pimpin?
wedos??

golput

Modified by Blogger Tutorial

Dyah Anggraeny ©Template Nice Blue. Modified by Indian Monsters. Original created by http://ourblogtemplates.com

TOP